Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-14 18:37:40【Resep Pembaca】506 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(13)
Sebelumnya: Kiat menghindari penyakit semasa banjir
Selanjutnya: Daftar makanan tinggi protein untuk bulking dan pembentukan Otot
Artikel Terkait
- KPK: OTT Bupati Ponorogo terkait mutasi dan rotasi jabatan
- Menperin: Industri busana muslim RI tempati urutan pertama dunia
- Menko PM minta Kepala SPPG disiplin untuk cegah penyelewengan
- Mahasiswa UNP berhasil cipngakan tablet kunyah ekstrak rumput banto
- SPPG Polresta Pati minta maaf atas kendala distribusi MBG
- Produk olahan rempah Indonesia dilirik pasar Timur Tengah dan Afrika
- Kementerian Kebudayaan berkolaborasi untuk memajukan kebudayaan
- SLB Negeri Kudus dapatkan menu makanan sesuai kebutuhan siswa difabel
- BGN bilang Bali masih butuh banyak SPPG untuk layani MBG
- Akademisi: Setahun pemerintahan Prabowo entas kemiskinan di Papua
Resep Populer
Rekomendasi

Kesempatan edukasi bahan makanan dengan MBG Sekolah Luar Biasa Batam

Menko Polkam: Negara kondusif selama setahun kepemimpinan Prabowo

Tujuh sayuran beku rekomendasi dietisien untuk jaga kadar kolesterol

Mahasiswa UNP berhasil cipngakan tablet kunyah ekstrak rumput banto

Panduan mudah memelihara lobster air tawar untuk pemula

Produk olahan rempah Indonesia dilirik pasar Timur Tengah dan Afrika

Danone ajak orang tua sadar tanda alergi susu sapi sejak dini

Menikmati gemerlap cahaya Guangzhou dari kapal di Sungai Mutiara